Athena, Yunani: Klaim Tanggung Jawab atas Serangan Terkoordinasi di Ano Patissia

Kehidupan sehari-hari yang melelahkan akibat kondisi kerja ala abad pertengahan, penghinaan kelas dan pemusnahan proletariat, impunitas dan terorisme pengusaha, kebijakan pengetatan anggaran yang mencekik basis sosial, penyiksaan di kantor-kantor polisi yang seperti neraka, ratusan pembunuhan di perbatasan Benteng Eropa, kemiskinan ekstrem di pusat-pusat penahanan, pengawasan panoptik permanen dan pemantauan setiap gerakan, serta peningkatan represi dan persenjataan hukum negara, menuntut intensifikasi perlawanan sosial, pemecahan dominasi mutlak negara melalui penyebaran aksi-aksi kekerasan sosial polimorfis dan agresif yang ditujukan terhadap sistem rakus ini yang menghancurkan kehidupan manusia dan memperlakukan kita sebagai barang buangan, sebagai angka-angka.

Terlebih lagi ketika rutinitas harian ini ternoda oleh darah orang-orang dari kelas kita, oleh pembunuhan-pembunuhan negara-kapitalis yang dilakukan atas nama keuntungan dan keserakahan, seperti yang baru-baru ini terjadi dalam pembunuhan massal pekerja di “Violanta” Trikala, di mana lima pekerja perempuan terkubur di bawah ton-ton puing setelah ledakan yang disebabkan oleh kebocoran propana, serta pembunuhan 15 migran oleh polisi pelabuhan di lepas pantai Chios selama operasi penolakan paksa yang brutal.

Demikian pula, gerilyawan perkotaan anarkis Kyriakos Xymitiris, yang tewas secara tragis saat menangani bahan eksplosif di sebuah apartemen di Jalan Arkadias, Ambelokipi, pada 31 Oktober 2024, memilih untuk bersenjata guna melawan “dunia busuk yang memakan dagingnya sendiri,” memilih untuk berpegang teguh pada benang sejarah revolusioner dan mengabdikan dirinya sepenuhnya pada Perjuangan Revolusioner, melawan kemalasan dan kompromi, dengan tekad baja, kerendahan hati, dan optimisme.

Kami, pada gilirannya, pada malam Minggu, 1 Februari, melakukan serangan terhadap target-target di Jalan Patission, Ano Patissia, menyerang dan menyebabkan kerusakan material pada jendela dan ATM tiga bank (Eurobank, Alpha Bank, dan Optima Bank), serta jendela Nova Bank. Kami mendedikasikan aksi ini kepada kawan kami Kyriakos Xymitiris dan kepada kawan-kawan kami yang dipersekusi dalam kasus Ampelokipi, yang telah ditahan selama 15 bulan. Kami menyerukan penyebaran dan penggandaan aksi-aksi agresif, menjelang persidangan kasus tersebut.

n.b. Solidaritas dan kekuatan bagi kawan-kawan di Thessaloniki yang baru-baru ini menjadi sasaran represi negara yang makin gencar dan kesewenang-wenangan polisi, contoh terbarunya adalah jumlah penahanan yang belum pernah terjadi sebelumnya (lebih dari 300 orang) dari sebuah konser di Universitas Aristoteles Thessaloniki setelah terjadi serangan terhadap pasukan polisi di luar lokasi acara.

KEBEBASAN BAGI KAWAN-KAWAN DALAM KASUS AMPELOKIPI

KYRIAKOS XYMITIRIS SELALU HADIR

Sumber