Demo Anti-ICE Berujung Bentrokan, Jalanan Los Angeles Memanas
12 Jan 2026
Gelombang protes anti-ICE melanda Los Angeles pada Sabtu, saat ratusan demonstran turun ke jalan dan berkumpul di dekat pusat penahanan. Aksi ini dipicu oleh penembakan fatal Renee Good oleh seorang agen ICE di Minneapolis pada 7 Januari. Rekaman video menunjukkan para demonstran berkumpul dengan spanduk dan meneriakkan slogan-slogan anti-ICE, sebelum kemudian bentrok dengan polisi di luar pusat penahanan federal di Los Angeles. Petugas mengeluarkan perintah pembubaran, menyatakan kerumunan tersebut sebagai ‘kerumunan ilegal’ saat ketegangan meningkat.
Serangan Balasan AS di Suriah Targetkan ISIS
12 Jan 2026
Amerika Serikat melancarkan serangan balasan besar-besaran terhadap ISIS di Suriah pada hari Sabtu kemarin, sebagai tanggapan atas serangan yang menewaskan dua tentara AS dan seorang penerjemah sipil di Palmyra bulan lalu. Serangan yang dilakukan bersama pasukan mitra ini menghantam beberapa target ISIS di Suriah. Operasi ini adalah bagian dari operasi ‘Hawkeye Strike’ yang dimulai setelah serangan mematikan di Palmyra yang menewaskan Sersan Edgar Torres-Tovar, Sersan William Howard, dan penerjemah Ayad Mansoor Sakat. Pejabat Suriah juga mengonfirmasi penangkapan pemimpin militer ISIS di wilayah Levant. Suriah baru-baru ini bergabung dengan koalisi internasional melawan ISIS, memperkuat kerja sama dengan AS setelah penggulingan Presiden Bashar Assad.
Aktivis HAM Papua Ungkap Penyebab Gibran Batal ke Yahukimo
Gibran batal ke Yahukimo diduga karena Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menembak pesawat Hercules
15 Januari 2026
DIREKTUR Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegem, mengatakan batalnya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkunjung ke Yahukimo menunjukkan Papua tidak aman. Dia menduga pembatalan kunjungan karena Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menembak pesawat Hercules.
“TPNPB melakukan penembakan terhadap pesawat Hercules. Sehingga Gibran kembali ke Jakarta dengan alasan, karena ada perintah balik,” kata dia dalam keterangan resmi pada Kamis, 15 Januari 2026.
Aktivis HAM ini mengatakan intelijen pemerintah Indonesia tidak profesional. Intelijen seharusnya mengetahui bahwa Yahukimo daerah rawan konflik antara TPNPB dan pemerintah Indonesia.
Theo pun mengkritik agenda perjalanan kunjungan kenegaraan yang dilakukan Gibran. Menurut dia, kunjungan itu tidak untuk menyelesaikan konflik bersenjata di Papua. Dia meyakini kunjungan itu hanya untuk kepentingan infrastruktur.
Bagi dia, pembangunan infrastruktur akan gagal menyejahterakan masyarakat Papua bila masih ada konflik. Dia melihat kunjungan ini sekedar seremonial.
“Karena ada pengalaman pengusaha dan pekerja dibunuh dan dieksekusi oleh TPNPB. Saya percaya bahwa pengalaman-pengalaman ini tidak pernah dievaluasi oleh pemerintah pusat hingga sampai ke daerah,” kata dia.
Gibran Rakabuming Raka membatalkan kunjungan ke Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu, 14 Januari 2026. Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim mengatakan pembatalan itu karena pertimbangan masalah keamanan.
“Berdasarkan pertimbangan keamanan menyarankan kepada Wakil Presiden untuk tidak melakukan kunjungan ke Yahukimo,” ujar Mayjen TNI Amrin Ibrahim. Bandara Internasional Frans Kaisiepo, Biak, Papua, Rabu, 14 Januari 2026 dikutip keterangan resmi Sekretariat Wakil Presiden.
Dia menjelaskan, berdasarkan informasi intelijen, terdeteksi adanya aktivitas kelompok-kelompok yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Kunjungan Gibran ke Yahukimo seharusnya menjadi rangkaian agenda di Tanah Papua, setelah mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 dan Pasar Ikan di Biak Numfor pada Selasa, 13 Januari 2026.
Sekretariat Wapres dalam keterangan resminya menyatakan kunjungan kerja di Papua merupakan upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan di Papua.