Klaim Tanggung Jawab atas Serangan Pembakaran dalam Mengenang Anarkis Kyriakos Xymitiris (Athena, Yunani)

“Jika aku tidak terbakar

jika kamu tidak terbakar

jika kita tidak terbakar

bagaimana kegelapan bisa menjadi cahaya?”

Nazim Hikmet

365 hari yang lalu, kawan kita Kyriakos Xymitiris menerangi kegelapan, meskipun itu adalah cahaya ledakan terakhirnya, di ujung jalan yang terbakar.

Kyriakos adalah pejuang anarkis yang cerdas dan aktif yang terlibat dalam seluruh spektrum perjuangan. Dari pawai, intervensi, demo mikrofon, hingga bentrokan dengan pasukan represif. Dia hadir di semua front dan area perjuangan. Dia berpartisipasi dalam majelis solidaritas untuk pejuang yang dipenjara, koordinasi anti-fasis, aksi mendukung okupasi, solidaritas dengan imigran, melawan perang dan imperialisme, solidaritas dengan perjuangan Palestina, perjuangan melawan gentrifikasi dan patriarki. Dan tentu saja dalam aksi revolusioner langsung dan pilihan bersenjata.

Seorang pejuang serba bisa yang menggunakan segala cara dengan imajinasi sesuai dengan kondisi setiap aksi. Dengan kerendahan hati, kesabaran, dan senyuman, Kyriakos selalu siap mendukung setiap bidang yang dia pilih dengan cara yang tepat. Hingga serangan terakhirnya yang penuh kebanggaan menuju angkasa.

Aksi langsung adalah cara untuk menjaga memori revolusioner tetap hangat dan hidup. Budaya dan tradisi insurgen bukan hanya sekadar slogan, juga bukan solusi untuk setiap masalah perjuangan. Tetapi itu adalah percikan yang membawa api dan tongkat estafet mereka yang gugur di medan perang ke masa kini. Itu adalah cara untuk menghormati, mengingat, dan melanjutkan pekerjaan mereka yang mengorbankan nyawa untuk perspektif revolusioner. Dengan cara ini, kontinuasi tradisi, kita menghancurkan ketakutan, kita mengambil inisiatif gerakan, dan kita menyoroti bahwa tidak ada musuh yang tak terkalahkan, tidak ada tujuan yang tak terjangkau.

Di era di mana banyak orang hanya berbicara, Kyriakos Xymitiris memilih untuk bertindak.

Di masa ketidakberdayaan, Kyriakos memilih untuk melangkah maju.

Di era di mana orang berkata, “Tunda sampai besok,” Kyriakos memilih untuk memanfaatkan saat ini.

Menghormati kawan kita, menghormati memori dan pilihannya, dalam beberapa hari terakhir, kami memilih untuk menyerang target-target berikut dengan api:

  • Kantor politik Wakil Menteri Luar Negeri dan Anggota Parlemen New Democracy Ch. Theocharis di Agios Dimitrios.
  • Kantor representatif produsen mobil Amerika Ford di Area Polygono.

Solidaritas dengan semua kawan yang dipersekusi dalam kasus Ampelokipi.

Sumber